Sunday, August 15, 2004

SEDINGIN PUALAM



merakit cinta pada kedangkalan hati
mencibir riang meluluh lantahkan rapuh jiwa
bagai tembikar yang tidak jadi sempurna
keliatannya saja kokoh ditempa api cinta
padahal begitu ringkih perlu gayutan abadi

nun jauh di sana
tarian angsa tak lagi indah dan anggun
hanya seperti balerina yang kakinya terkilir
ahh ...... di mana yang lalu itu
yang begitu menggelorakan pesona
yang menjadikanku bersemangat hidup
bukan untuk mengukur kemampuan
tapi hanya sebatas menebus janji madu
bahkan rasa madu pun aku sudah tak kenal
i don't know what i need
i don't know what happen with me
i don't know
ohhhh ......

0 Comments:

Post a Comment

<< Home