Friday, July 09, 2004

YANG TERKASIH



dia menyediakan senyum terindah untuk setiap kesedihanku
dia peluk dg bahasa kalbu tiap keluhku
namaku selalu terajut di doa indahnya
harummu selalu menyertaiku langkahku

ohh ibu .....
maafkan ketakberdayaanku
tak bisa selalu menemanimu
tak bisa selalu memikul bebanmu
bahkan hanya beban yg aku panggulkan ke pundakmu
maafkan anakmu ini bu .....

0 Comments:

Post a Comment

<< Home