Wednesday, July 07, 2004

DAYA CINTA



Di blog ini aku telah dijuluki dan dilabeli dg pendiri mazab cinta, hanya karena aku terlalu sering, terlalu banyak, dan terlalu menggebu, atau bahkan terlalu sok tau menuliskan semua hal yg aku hubung-hubungkan dg cinta. Ehmm itu sebenarnya suatu pelabelan yg terlalu megah, berlebihan dan terlalu tinggi buat aku yg masih pemula ini.

Kalopun aku begitu sering menulis ttg cinta karena sebetulnya aku sangat penasaran dan terobsesi oleh cinta. Cinta yg sejauh ini aku pahami sbg sesuatu yg menimbulkan daya yg berkekuatan raksasa, yg bisa membuat aku terlontar dlm ribuan atau bahkan milyar-tan dari daya lembamku yg cenderung merugikan, yg aku anggap sbg sifat2 burukku yg sudah terintegrasi dan inheren di diriku. Seperti sifat malas, pelupa, lemah tak berdaya, bodoh, mau menang sendiri, takut, bahlul, kikir, pemarah, dan sifat buruk yg lainnya.

Ngomong2 soal mazab cinta, sesungguhnya kita tidak usah jauh2 mencari siapa pendirinya dan tidak usah sibuk2 sok tidak menyadari dan tidak tau. Bagaimana kita bisa lari dr kenyataan cinta kalau Rosul kita Muhammad SAW selalu berpesan kepada umatnya dg mengutip ayat sbb :
"Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutlah aku niscaya Allah mengasihi dan mengampuni dosa-dosamu"

Dari ayat itu saja kita bisa menarik garis tegas bahwa pd dasarnya agama itu adalah cinta, dr cinta inilah yg akan membawa ketaatan dan ketundukan kepada Allah SWT. Dan kalo hukum ini tak tepenuhi maka akan sangat tidak masuk akal. Bagaimana kita bisa membangkang kepada Allah SWT sambil mengaku kalo kita mencintai Nya, sungguh tidak masuk akal bukan ? karena hanya dg cinta sejatilah, para pecinta akan patuh dan tunduk kepada yg dicintainya yaitu Allah SWT. (kutipan dari perkataan Ja'far Shadiq)

Dan cinta ini adalah timbal balik, saling merespon antara yg mencintai dan yg dicintai. Seperti pd ayat2 Al Quran yg begitu banyak menyebut2 ttg cinta. Diantaranya adalah yg menggambarkan cinta seorang mukmin kepada Allah SWT dan balasan cinta dr Allah SWT untuk orang2 yg bertaqwa

..... Adapun orang yg beriman amat sangat cinta kepada Allah (QS Al Baqarah 165)

..... Sesungguhnya Allah mencintai orang2 yg bertaqwa (QS At Taubah 4 dan 7)

..... Sesungguhnya Allah mecintai orang2 yg yg bertaubat dan mensucikan diri ( QS Al Baqarah 222)

..... Sesungguhnya Allah mencintai orang2 yg berbuat baik (QS Al Maidah 13)

..... Sesungguhnya Allah mencintai orang2 yg berlaku adil (QS Al Mumtahanah 8)

..... Allah akan mendatangkan suatu kaum yg Allah mencintai mereka dan mereka pun mencintai Allah (QS Al Maidah 54)

Dan cinta timbal balik ini jg bisa berlaku untuk antar sesama makhluk Allah

..... dan dijadikan Nya di antara kamu rasa cinta dan kasih sayang (QS Ar Ruum 21)

Pada dasarnya, cinta adalah hidup dan mengandung daya hidup, cintalah yg akan membawa pd ketaatan dan kesetiaan, si pecinta tidak akan mampu menolak keinginan dr yg dicintainya, dia akan mengorbankan apapun jua demi sang kekasihnya.

Bahkan para sufi mempercayai suatu hadist yg berhubungan erat dg cinta pada hakikat yaitu cinta kepada Yang Maha Esa sbb : "Barangsiapa mencintai, yg memendam (cintanya), yg tawadlu dan taqwa (dalam cintanya itu) dan mati (dlm keadaan demikian), maka ia mati syahid"

0 Comments:

Post a Comment

<< Home